Categories
Blogging

Bahkan Google Nyaris Kehilangan Google.com

Keinginan menghasilkan karya yang sempurna kadang membuat seseorang tidak segera mulai berkarya, bergerak lambat, serta merasa down ketika tidak mencapai hasil yang diharapkan.

Hari ini saya membaca artikel berjudul provokatif: “Windows 10’s built-in antivirus can now be used to download viruses“.

Kesan pertama membaca judul artikel itu tentu saja terheran-heran, antivirus bisa digunakan untuk mengunduh (download) virus komputer. Bagaimana ceritanya? Silakan baca artikel tersebut untuk mengetahui detailnya.

Antivirus dimaksud adalah Microsoft Defender, yang sebagaimana saya tulis dalam artikel berjudul “Memanfaatkan Blog sebagai Catatan Pengingat dan Pesan untuk Seseorang di Masa Depan” adalah antivirus yang saya gunakan di laptop saya.

Apa ini bug? Saya tidak tahu, tetapi saya percaya Microsoft akan segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Mungkin berita semacam itu terdengar aneh, tetapi kejadian-kejadian yang tidak terduga adalah hal yang lumrah terjadi di dunia informasi dan teknologi (IT).

Itu hanya membuktikan tidak ada sistem buatan manusia yang sempurna. Kesempurnaan hanyalah milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kebanyakan di antara kita tahu siapa yang layak disebut penguasa dunia maya atau internet saat ini. Mungkin ada beberapa yang bisa disebut raja, tetapi Google pastilah salah satunya.

Seberapa canggihnya website atau blog seseorang, jika ingin populer mau tidak mau website atau blog tersebut perlu bersaing masuk ke halaman pertama di search engine milik Google.

Jika bicara search engine optimizaton (SEO) maka besar kemungkinan yang dimaksud adalah cara menjadi nomor satu di Google Search.

Maka wajar jika orang berharap kesempurnaan saat menggunakan produk Google karena status Google yang menjadi raja dunia maya.

Tetapi tidak semua orang tahu pernah terjadi kesalahan (error) aneh yang dialami Google, yaitu seseorang berhasil membeli domain Google (google.com) seharga 12 dolar saja!

Meski pada akhirnya Google berhasil memperoleh kembali domain tersebut, kejadian tersebut membuktikan tidak adanya produk buatan manusia yang sempurna. Bahkan Google pun nyaris kehilangan domain yang menjadi modal utama bisnisnya.

Meski menyadari tidak ada produk buatan manusia yang sempurna, terkadang seseorang mengharapkan kesempurnaan pada apa yang dikerjakannya.

Hal ini tidak jarang terjadi para orang-orang perfeksionis.

Masalahnya, kesempurnaan yang dituju itu sendiri tidak ada, hal yang tidak mungkin.

Sedangkan memaksakan diri ingin menciptakan karya yang sempurna tidak jarang membuat para perfeksionis menjadi down ketika tidak berhasil meraih pencapaian yang diinginkan.

Selain itu, keinginan menghasilkan karya yang sempurna juga berpotensi membuat seseorang tidak segera mulai berkarya, mengeksekusi ide, atau menjalankan rencana. Kalaupun akhirnya memulai, barangkali geraknya menjadi lambat karena terlalu banyak pertimbangan.

Ini saya alami sendiri.

Sebenarnya saya bukanlah seorang perfeksionis, akan tetapi sepertinya khusus blog ini saya cukup perfeksionis.

Bukan hanya mengecek ejaan, saya juga mengecek HTML tulisan yang saya buat dengan fitur view-source browser.

Contohnya saya tidak menyukai ini:

Kucing. </p>

sehingga begitu menemukannya akan saya perbaiki:

Kucing.</p>

Memang di tampilan akhirnya tidak kelihatan bedanya antara:

Kucing.

dengan

Kucing.

Tetapi jiwa perfeksionis saya meronta untuk memperbaikinya 😀

Sebenarnya bukan hanya itu, nama blog ini sendiri merupakan rebranding dari blog saya sebelumnya karena saya merasa ada something yang kurang di blog terdahulu. Saya pun mengganti nama domain blog tersebut dengan nama baru: Dekat.Page.

Masalah yang terjadi tentu saja ketidakefisienan, mestinya saya sudah menghasilkan lebih banyak tulisan tetapi ternyata waktu yang ada malah lebih banyak terpakai untuk uji coba berbagai theme untuk blog ini, kecepatan load, dan lain-lain. Hal yang memang penting, tetapi apa jadinya jika sebuah blog bisa tampil dengan cepat namun tidak ada tulisannya karena pemiliknya tidak pernah mulai menulis?

Saya harus senantiasa mengingat bahwa sudah merupakan hal yang wajar menemukan error atau kesalahan dalam produk buatan manusia, termasuk blog ini.

Oleh karena itu, melalui postingan ini saya mohon maaf jika ada pengunjung yang menemukan beberapa kesalahan di blog ini, serta memberi tahu saya agar saya perbaiki.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini.

Catatan: bahkan usai menulis artikel ini pun saya melakukan kesalahan, langsung klik “publish” padahal belum menulis judul.

Iqbal – Dekat.Page

By Iqbal

Pembelajar di universitas kehidupan, suami dan ayah, penikmat kopi, jogging, dan berenang. Mari memperbanyak istighfar (Al-Qur'an Surat Fussilat ayat 6) dan bersungguh-sungguh menuju akhir tujuan: melihat Allah (Al-Qur'an Surat Yunus ayat 26).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s